Jumat, 30 Agustus 2013

Mesut Ozil tegaskan tak ingin tinggalkan Real Madrid

Pemain tengah Real Madrid, Mesut Ozil, membantah spekulasi yang menyebutkan ia akan meninggalkan Real pada periode transfer kali ini. Mesut Ozil dibeli Real Madrid dari Werder Bremen pada 2010.

Spekulasi kepindahan Ozil makin santer setelah ia terlihat sangat kecewa dan langsung menuju terowongan saat diganti manajer Carlo Ancelotti dalam pertandingan melawan Granada hari Senin (26/08) yang dimenangkan Real 1-0. Posisi Ozil di tim utama Real Madrid dilaporkan terancam dengan kedatangan Isco dan kemungkinan hadirnya pemain Tottenham Hotspur, Gareth Bale.

Ozil antara lain diberitakan diincar dua klub Liga Primer, Arsenal dan Manchester United, namun Ozil menegaskan tidak berencana pindah dari Real. Saya terikat kontrak hingga 2016. Saya merasa puas di sini dan bisa bermain dengan baik bersama rekan-rekan satu tim. Bagi saya ini adalah kehormatan bisa bergabung ke Real," kata Ozil.

Ozil pindah dari Werder Bremen setelah tampil gemilang membela tim nasional Jerman di Piala Dunia 2010. Tahun ini adalah musim keempat bagi Ozil di Real Madrid. Yang ingin meraih kesuksesan di sini. Memang ada banyak berita di media (tentang saya) dan mereka memberitakan hal-hal menarik tentang saya. Tapi saya punya kontrak dan saya tak ingin pindah," jelas Ozil.

Ini semua ditepis Ozil yang menegaskan dirinya masih bagian dari tim asuhan Ancelotti musim ini. Saya masih punya keyakinan dengan manajer dan manajer punya beberapa tujuan di mana setiap pemain punya peran masing-masing untuk mewujudkannya, Itulah sebabnya saya tidak ingin pindah, kata Ozil.


Hasil undian babak penyisihan grup Liga Champions 2013-2014

Undian babak penyisihan grup ini dilangsungkan di Monaco, Kamis sore (29/08).

Juara Liga Primer musim lalu Manchester United berada di Grup A babak penyisihan grup Liga Champions bersama Shakhtar Donetsk, Bayer Leverkusen, dan Real Sociedad. Moyes untuk pertama kalinya mendampingi United di Liga Champions.

United berada di grup yang relatif ringan namun dipastikan manajer David Moyes - musim pertamanya di Liga Champions- tetap akan menganggap serius lawan-lawan di Grup A.

Musim lalu United juga berada di grup yang relatif ringan dan diperkirakan akan lolos dengan mudah, namun perjalanan mereka terseok-seok. Juara bertahan Bayern Muenchen dipasangkan dengan CSKA Moscow, Viktoria Plzen dari Republik Ceko, dan runner up Liga Primer musim lalu, Manchester City di Grup D.

Bagi City, yang sekarang diasuh Manuel Pellegrini, ini bukan grup ringan. Musim lalu City bahkan gagal lolos dari babak penyisihan grup. Bayern sekarang dipimpin oleh mantan manajer Barcelona, Pep Guardiola, dan berambisi menjadi klub pertama yang bisa juara dua musim berturut-turut.

Sama seperti United, Chelsea lebih beruntung dibandingkan City. Tim yang kembali diasuh Jose Mourinho ini berada di Grup E bersama Schalke, Basel, dan tim Rumania Steaua Bucharest. Chelsea, juara Liga Champions pada 2011-2012, pada musim lalu menyingkirkan Basel di semifinal Liga Eropa.

Arsenal sementara itu berada di Grup F, yang juga bisa dikatakan grup berat, bersama Marseille, finalis musim lalu Borussia Dortmund, dan Napoli.

Berikut hasil undian babak penyisihan grup Liga Champions 2013-2014

Grup A: Manchester United, Shakhtar Donetsk, Bayer Leverkusen, Real Sociedad
Grup B: Real Madrid, Juventus, Galatasaray, Copenhagen
Grup C: Benfica, Paris Saint-Germain, Olympiakos, Anderlecht
Grup D: Bayern Muenchen, CSKA Moscow, Manchester City, Viktoria Plzen,
Grup E: Chelsea, Schalke, Basel, Steaua Bucharest
Grup F: Arsenal, Marseille, Borussia Dortmund, Napoli
Grup G: FC Porto, Atletico Madrid, Zenit St. Petersburg, Austria Vienna
Grup H: Barcelona, AC Milan, Ajax, Celtic

Kaka ingin Meninggalkan Real Madrid

Pemain berusia 31 tahun yang dibeli dari AC Milan dengan harga Pound 56 juta atau Rp977 miliar lebih ini menilai dia tidak akan mendapatkan kesempatan bermain dibawah pelatih baru Real Madrid, Carlo Ancelotti.

Pemain Real Madrid, Kaka mengatakan dia ingin meninggalkan Real Madrid sebelum jendela transfer musim panas ini tutup. Kaka mengatakan ingin tetap bermain di Eropa jika keluar dari Real Madrid.

Kaka yang juga pernah menjadi pemain terbaik dunia pada tahun 2007 lalu kalah bersaing dengan Mesut Ozil, Luka Modric dan Isco untuk bisa mendapat tempat utama di lini tengah.

Klub sudah tahu kalau kaka ingin meninggalkan Real Madrid dan kaka ingin mereka membantu mencarikan solusinya agar bisa keluar dari Real Madrid. Sangat sulit bagi Kaka berada di Real Madrid, yang hanya mendapat tempat sedikit di skuad tim ini.

Kaka siap setiap hari berlatih dan bekerja tapi bukan berati dia senang di Real Madrid. Tetap di Eropa. Kaka mengindikasikan dia ingin tetap bermain di Eropa jika nanti meninggalkan Real Madrid.

Dia menepis kemungkinan kembali bermain di Brasil. Saya tidak bisa kembali ke Brasil karena bursa transfernya sudah tutup, kalau keluar nanti akan tetap bermain di Eropa. Saya tidak ingin berbicara soal nama klubnya sebab saat ini saya belum sampai pada tahap tersebut.

Kaka sebelum bergabung dengan Milan sempat memperkuat Sao Paulo. Saat bergabung dengan Real Madrid, Kaka dipercaya tampil dalam 120 pertandingan. Dengan nilai pembelian sebesar Rp977 miliar maka menurut hitungan, Real Real Madrid harus membayar Kaka Rp8 miliar lebih untuk tiap pertandingan yang dijalaninya.

Peluang Arsenal di Liga Champions

Berita utama halaman olahraga media di Inggris hampir semuanya mengangkat Arsenal yang bernasib kurang beruntung dibandingkan dengan tim-tim Inggris lain di undian babak penyisihan grup Liga Champions.

Undian yang digelar di Monaco pada Kamis petang menempatkan Arsenal di Grup F, bersama Marseille, Borussia Dortmund, dan Napoli. Dortmund adalah finalis Liga Champions musim lalu, dikalahkan sesama tim Jerman Bayern Muenchen 2-1 di Stadion Wembley.

Dortmund menjuarai Bundesliga pada 2010-2011 dan 2011-2012 dan telah telah membuktikan diri sebagai tim yang bermain penuh energi dengan gaya menyerang yang elegan. Dortmund kehilangan beberapa pemain kunci, di antaranya Mario Gotze yang pindah ke Bayern, tapi jati diri mereka tidak hilang.

Dana penjualan Gotze, sekitar 37 juta euro, dipakai untuk memperkuat tim dengan membeli Henrikh Mkhitaryan dari Shakhtar Donetsk dan Pierre-Emerick Aubameyang dari Saint-Etienne. Kalahkan Bayern 4-2 Selain itu manajer Jurgen Klopp juga merekrut Sokratis Papastathopoulos dari Werder Bremen.

Kekuatan Dortmund bisa dirasakan ketika mengalahkan Bayern 4-2 Piala Super Jerman bulan lalu.
Napoli juga tidak bisa diremehkan. Tim Italia ini melakukan konsolidasi besar-besaran dengan menjual Edinson Cavani ke Paris Saint-Germain dan mendatangkan beberapa pemain.

Di antaranya penyerang yang naik daun Gonzalo Higuain -yang sebenarnya diincar Arsene Wenger- kemudian Pepe Reina, Jose Maria Callejon, Raul Albiol, dan Dries Mertens. Tim ini juga sekarang diasuh oleh manajer veteran Rafael Benitez, yang mengantarkan Liverpool menjuarai Liga Champions pada 2005 dengan menundukkan AC Milan di babak final di Istanbul melalui pertandingan yang dramatis dan menegangkan.

Dari tiga lawan yang harus dihadapi Arsenal dalam beberapa bulan ke depan, hanya Marseille yang paling lemah, meski tak ada jaminan juga bahwa Arsenal akan memetik poin maksimal saat menghadapi tim yang menempati posisi dua Ligue 1 Prancis musim lalu.

Merseille memiliki pemain berbakat asal Ghana, Andrew Ayew, dan pemain tengah Mathieu Valbuena. Arsene Wenger gagal mendapatkan Higuain dan Suarez. Undian berat didapat ketika Arsenal gagal mendapatkan pemain-pemain yang tadinya diharapkan bisa memperkuat tim seperti Higuain dan Luis Suarez.

Arsenal musim ini tak lagi punya Alex Song, Cesc Fabregas, atau Robin van Persie. Ketika perburuan mendapatkan pemain spesial belum mendapatkan hasil, salah satu pilar mereka, Lukas Podolski, absen selama 10 pekan karena cedera.

Tekanan kepada Wenger untuk segera membeli pemain makin besar dengan hasil undian seperti ini.
Pertanyaannya adalah dengan waktu yang tidak terlalu leluasa, karena periode transfer ditutup pada 2 September, apakah Wenger bisa mendapatkannya?

Akhirnya bisa dipahami kalau Wenger cemburu dengan peruntungan yang diperoleh Manchester United dan Chelsea. Bahkan Manchester City yang satu grup dengan Bayern relatif lebih aman dibandingkan Arsenal, setidaknya bila didasarkan hitungan-hitungan di atas kertas.

Sabtu, 17 Agustus 2013

Lawan Cittadella, Inter Hadapi Laga Penuh Jebakan

Inter Milan akan memulai musimnya dengan menghadapi Cittadella di babak ketiga Coppa Italia. Meski secara kualitas berbeda jauh, Nerazzurri diwanti-wanti untuk tetap fokus dan tak anggap remeh lawan.

Konsekuensi finis di posisi sembilan musim lalu membuat Inter harus memulai petualangannya di Coppa Italia lebih dini. Mereka akan menghadapi klub Seri B,Cittadella, di Giuseppe Meazza, Minggu (18/8) malam nanti.

Dilihat dari sisi manapun jelas Inter bukan tandingan bagi Cittadella yang musim lalu cuma finis di posisi ke-12. Apalagi Il Biscione sudah memperkuat skuatnya dengan beberapa pemain baru dan bertekad membayar musim terburuk mereka tahun lalu.

Tapi bukan berarti Inter bisa santai menghadapi laga itu karena pelatih mereka, Walter Mazzarri, justru was-was jelang laga ini karena biasanya tim yang difavoritkan punya beban lebih besar.

Terlebih ini merupakan laga kompetitif pertama Inter di musim 2013/2014 sementara Cittadella sudah berlaga sejak babak kedua. Maka wajar jika Mazzarri meminta Inter tak jemawa lebih dulu menghadapi laga yang bakal penuh dengan kejutan ini.

Ini merupakan laga berbahaya yang bakal penuh dengan jebakan dan juga kejutan," ujar Mazzarri.
Laga ini datang sebelum dimulainya musim di mana kami belum sekalipun memainkan laga kompetitif, sambungnya.

Terlepas siapa itu lawan kami, akan ada risiko besar dengan meremehkan mereka. Saya bilang pada pemain untuk tidak melupakann bahwa musim lalu Cittadella tersingkir dari Coppa Italia setelah kebobolan oleh gol Catania di detik-detik akhir.

"Laga-laga di Agustus kerap berbahaya, jadi kami harus sadar ini ketika bertanding dan berkonsentrasi penuh di setiap aspek untuk mendapatkan hasil terbaik," demikian dia.

Taktik Gali Lubang Tutup Lubang Dortmund

Jens Lehmann menduga Bundesliga musim ini akan membosankan karena menganggap Bayern Munich belum akan sanggup ditandingi. Kedatangan Pep Guardiola, ditambah amunisi anyar nan berkualitas seperti Mario Goetze dan Thiago Alcantara, memang membuat Bayern terlihat unggul dalam segala hal.

Tapi Borussia Dortmund sejauh ini masih bisa diharapkan untuk menjaga hakikat kompetisi: adanya persaingan, rivalitas dan ancaman bagi Bayern. Dan itu sudah dibuktikan Piala Super. Bahkan tanpa Goetze sekalipun, anak asuhan Juergen Klopp ini berhasil mematahkan ambisi Pep untuk menabung trofi sedini mungkin.

Dortmund sukes mengalahkan Bayern dengan model permainan high-pressing. Model permainan ini sebenarnya sudah sanggup menyulitkan Bayern di final Liga Champions musim lalu. Di babak pertama kala itu, Dortmund praktis mampu membuat Bayern kesulitan mengembangkan permainan, bahkan mesti bertahan dengan mengandalkan kinerja sempurna kiper Manuel Nauer.

Memang laga awal tidak akan selalu mencerminkan kalau kekuatan kedua tim akan tetap sama hingga akhir musim. Terlebih pemain baru Goetze dan Alcantara, di laga DFB-Supercup itu tidak diturunkan. Namun, setidaknya, satu hal dari laga tersebut yang telah dibuktikan oleh Klopp, bahwa Dortmund dan dirinya bukanlah kurcaci di hadapan Bayern dan Pep.

Dortmund akan terus mencoba berkembang dan berusaha untuk meraih hasil maksimal. Sebagaimana seperti yang diucapkan oleh Klopp sendiri bahwa, "Tak perlu dikatakan lagi bahwa kita menetapkan standar (tim) kita sendiri dan bagian dari itu adalah dengan terus berjuang untuk menjadi sebuah tim yang lebih baik serta meningkatkan tingkat kinerja kami semua."

Melihat pada komposisi pemain, Dortmund tidak melakukan banyak aktivitas pada masa jendela transfer musim panas kali ini. Dapat dikatakan mereka hanya melakukan "gali lubang tutup lubang" terhadap komposisi pemain yang ada.

Kepergian Felipe Santana ke Schalke digantikan oleh Sokratis Papastathopoulos yang didatangkan dari Werder Bremen. Sedangkan salah satu sosok sentral Dortmund, Mario Goteze, digantikan oleh sosok pemain komplit yang berada pada diri Henrikh Mkhitaryan. Juga kepergian dua gelandang muda yaitu Moritz Leitner dan Leonardo Bittencourt ditambal oleh kedatangan Pierre-Emerick Aubameyang.

Perubahan vital berada pada kepergian Goetze ke Bayern. Juergen Klopp memiliki pekerjaan rumah untuk menutupi lubang pemain berusia 21 tahun tersebut. Statistik Goetze di Bundesliga musim lalu, dengan catatan 10 assist dan rata-rata membuat keypass sebesar 2,3 per laga (terbesar di Dortmund), menjelaskan krusialnya peran Goetze dalam permainan Dortmund.

Lalu, bagaimana dengan sosok yang mampu menutup kepergian Goetze? Mkhitaryan merupakan pemain yang digadang-gadang akan menggantikannya. Akan tetapi, pemain Armenia itu perlu mengasah kemampuannya lagi untuk berhasil mencatatkan prestasi yang sama Goetze. Kendala terbesarnya, kendati katakanlah kualitas Mkhitaryan tidak terlalu jauh dari Goetze, adalah memastikan dia bisa selekasnya menyatu dengan skema dan permainan Dortmund.

Jika melihat data statistik di atas, terlihat bahwa Mkhitaryan masih kalah dari catatan yang dihasilkan Goetze. Setidaknya. Micki (sapaan akrab Mkhitaryan) masih harus mengasah kemampuannya dalam memberikan assist dan key pass kepada rekan-rekannya -- dua atribut yang selama ini menjadi kunci krusialnya Goetze di Dortmund.

Tapi solusi pintasnya boleh jadi bukan memberi beban lama Goetze pada Mkhitaryan, tapi dengan memberi peran itu pada Marco Reuss. Selain lebih berpengalaman dan sudah paham benar skema dan kemauan Klopp, Reuss juga memang punya kemampuan yang tidak terlalu jauh dengan Goetze. Bahkan dalam banyak kesempatan, Goetze dan Reuss sangat sering bertukar posisi dan peran.

Dari hasil pre-season, dari 8 pertandingan Dortmund berhasil mencatatkan 7 kemenangan, dan sekali kalah (0-1) dari Borussia Moenchengladbach di Telekom Cup. Di pertandingan resmi pertamanya, mereka menekuk Bayern 4-2 di Piala Super, serta menang telak 4-0 di kandang Augsburg di pekan pertama Bundesliga minggu lalu.

Dalam kemenangan 4-0 tersebut Aubameyang mendulang hat-trick. Bagi seorang pemain baru, mencetak gol di laga awal, apalagi sampai tiga gol, akan mendongkrak kepercayaan diri si pemain secara signifikan. Di sisi fans, mereka boleh berharap pemain tersebut bisa mulus dalam beradaptasi.

Penggunaan formasi 4-2-3-1 tampak akan tetap digunakan dalam gelaran musim 2013-2014. Klopp akan bermain dengan gaya high-pressing yang acap kali jadi andalannya. Laga melawan Bayern pun diterapkannya dengan pola permainan tersebut dan hasilnya berujung positif.

Tugas bagi Juergen Klopp adalah bagaimana mengakali absennya Lukasz Piszczek. Bek kanan asal Polandia tersebut harus absen selama 6 bulan karena cedera. Absennya Piszczek sudah tentu menjadi pekerjaan rumah bagi Klopp, yang cenderung adem ayem di bursa pemain.

Selain itu, sudah menjadi rahasia umum bahwa dalam racikan 4-2-3-1 ala Klopp itu, sisi kanan Dortmund kerap menjadi unit yang cukup padu dalam membangun serangan maupun bertahan.

Sebagai contoh yang masih teringat dalam ingatan adalah bagaimana kombinasi antara Piszczek dan Jakub Blaszczykowski berhasil meredam pergerakan Franck Ribery dan David Alaba pada laga final Liga Champions musim lalu. (Baca: Lukasz Piszczek dan Jakub Blaszczykowski Sebagai Unit di sini)

Untuk itulah, dalam mengakali absennya Piszczek, Klopp mencoba dengan menjadikan Kevin Grosskreutz sebagai bek kanan. Grosskreutz yang notabene merupakan pemain yang berposisi sebagai gelandang kanan dicoba untuk bermain lebih ke dalam. Sedangkan untuk pos yang ditinggalkannya, ruang kosong tersebut akan dihuni oleh Aubameyang.

Suatu unit yang berlum teruji memang, namun seiring dengan berjalannya waktu sudah tentu Klopp mengharapkan kombinasi antara kedua pemain tersebut akan menghasilkan kombinasi positif bagi tim.

Menghadapi persoalan line-up, Klopp tampaknya akan tetap menggunakan komposisi yang cenderung sama dengan pada musim sebelumnya. Grosskreutz akan mengisi pos yang ditinggalkan oleh Piszczek. Sedangkan lubang yang ditinggalkan oleh Goetze sudah barang tentu akan dihuni oleh Mkhitaryan.

Dalam hal kedalaman, Klopp tak punya banyak pilihan pemain yang matang untuk melapis pemain utama. Namun, bukan berarti hal tersebut tidak menunjukkan bahwa Dortmund tidak memiliki skuat yang cukup baik.

Dalam beberapa musim sebelumnya mereka telah terbiasa untuk mengombinasikan pemain muda dengan pemain matang. Potensi pemain seperti Goetze, Mats Hummels ataupun Guendogan tidak akan tergali apabila Klopp tidak memiliki cukup keberanian untuk menurunkan para armada mudanya.

Anda punya paket pelatihan yang benar-benar baik dan prospek yang layak. Itu membuat anda dalam posisi yang sangat baik untuk berkembang dan maju. Itulah apa yang kami tawarkan kepada para pemuda, ucap si pelatih.

Menarik untuk disimak bagaimana sepak terjang Dortmund pada musim ini. Namun, tetap saja apabila membandingkan catatan mengenai aktivitas Dortmund di bursa transfer, kedalaman skuat dan mentalitas, Bayern memang masih lebih unggul. Posisi runner-up menjadi hasil yang pantas diraih oleh Die Borussen.

Dengan satu catatan: posisi runner-up itu akan didapat dengan memberi perlawanan yang seru terhadap Bayern sampai di pekan-pekan terakhir. Dengan itu, Bundesliga akan masih enak ditonton karena masih memiliki satu hal penting: ketegangan.

AVB Tak Tahu, Apakah Bale Ingin Bertahan atau Tidak

Sudah lama media-media Eropa selalu memberitakan soal Gareth Bale bakal ke Real Madrid. Tapi apakah ia benar-benar ingin meninggalkan Tottenham Hotspur? Andre Villas-Boas saja sebagai manajernya tidak tahu.

Madrid memang sangat ingin mendatangkan Bale dari Spurs dan secara terang-terangan mereka menyatakan itu di media. Dana senilai 100 juta euro kabarnya sudah disiapkan Florentino Perez untuk memboyong Bale.

Tapi Spurs selaku pemilik sah Bale masih kukuh tak ingin menjual pemain bintangnya itu. Mulai dari bos Daniel Levy hingga Villas-Boas sudah menegaskan hal itu.

Baik kubu Madrid dan Spurs sudah saling melemparkan statement-nya, tapi belum sekalipun Bale mengungkapkan secara pasti soal keinginannya, apakah itu bertahan di White Hart Lane atau memilih hengkang di musim panas ini.

Sebab Bale selama musim panas ini lebih banyak diam dan diakui Villas-Boas hal itu bikin rumor di media berkembang kian liar.

Tidak ada yang tahu apa sebenarnya yang dipikirkan Gareth karena dia sama sekali tidak bicara. Satu-satunya hal yang kami lihat adalah si pemain datang dan pergi dari pusat latihan. Tapi itu tak masalah. Idealnya kami ingin dia bertahan di sini. Masa depannya ada di sini, tutur Villas-Boas seperti dilansir Soccernet.

Menyoal apakah nantinya Spurs akan menjual Bale, Villas-Boas mengaku pihak klub tetap bertahan pada pendiriannya bahwa Bale tidak akan dijual.

Kami sudah sangat menjelaskan kepada orang-orang terkait si pemain dan keinginan kami untuk mempertahankannya. Tapi jelas dalam sepakbola pada akhirnya apapun bisa terjadi, sambungnya.

Bagaimanapun kami sangat bergantung pada pemain ini dan membantu kami menjadi lebih baik. Idealnya kami ingin terus bersama dirinya. Kami sadar bahwa Real Madrid tertarik tapi bukan berarti kami akan bernegosiasi terkait transfernya.